Mau Pinjam Dana Tapi Utang Lama Masih Ada, Apakah Boleh?

meningkatkan skor kredit - Kredivo

Sebuah awal yang bagus jika kamu kepikiran dengan kondisi utang lama sebelum mengajukan pinjam dana lagi. Ini berarti, kamu cukup peduli dengan kondisi kesehatan keuangan pribadi dan juga utang yang dimiliki. Mengajukan pinjam dana atau kredit lain saat masih punya kredit atau utang berjalan, sebenarnya bukan hal baru. Banyak orang yang melakukannya: memiliki lebih dari satu utang yang berjalan dalam waktu bersamaan.

Contohnya, kredit motor, pinjaman KTA di bank, hingga pinjam dana ke fintech. Meski banyak yang melakukan, tidak lantas artinya hal ini bisa dijadikan sebagai pembenaran. Uang atau barang yang kita dapatkan dengan cara kredit atau pinjam dana bukanlah hal yang gratis. Melainkan harus tetap dibayar hingga angsurannya lunas. Menambah utang baru artinya sama dengan menambah beban baru dalam anggaran keuangan.

Pertanyaannya, apakah kondisi keuanganmu siap dengan penambahan beban yang baru ini? Bicara soal boleh atau tidaknya menambah pinjaman baru, sifatnya tentu subjektif. Kembali lagi pada kondisi finansial masing-masing. Namun, ada tiga hal penting yang perlu diingat, yaitu:

Sebaiknya tidak dilakukan jika rasio utang sudah melebihi 30%

Kepikiran sama utang lama sebelum menambah utang baru aja nggak cukup, lho. Kamu juga perlu melakukan aksi nyata dalam bentuk menghitung langsung beban sekaligus rasio utang yang saat ini sudah dimiliki. Para pakar finansial sepakat bahwa tanda dari keuangan yang sehat dan bisa menambah beban pinjaman baru adalah jika rasio utangnya saat ini belum mencapai 30% dari total penghasilan.

Simulasinya begini: misalnya penghasilanmu per bulan adalah Rp 10 juta. 30% dari Rp 10 juta adalah Rp 3 juta. Artinya, bujet yang bisa kamu pakai perbulan untuk membayar angsuran kredit atau pinjaman maksimal hanya sebesar Rp 3 juta. Jika sudah lebih dari itu, tandanya sudah jadi lampu merah bagi beban keuanganmu. Namun, jika jumlah utang yang kamu miliki masih jauh dari angka Rp 3 juta, misalnya baru Rp 1 juta, artinya kondisi keuanganmu dalam posisi aman untuk ditambah beban pinjaman baru.

Jangan sampai nekat pinjam dana atau menambah beban utang baru jika rasio utangmu sudah lebih dari 30%. Sebab, ini akan mengganggu arus keuangan sekaligus pemenuhan kebutuhan lainnya yang lebih penting.

Sebaiknya tidak dilakukan jika utang lama baru berjalan kurang dari 6 bulan

Bukan hanya soal beban keuangan atau rasio utang, menambah beban utang baru artinya juga akan memengaruhi skor kreditmu saat ini. Skor kredit merupakan sistem nilai yang diberikan bagi setiap individu atau debitur. Dari skor kredit inilah kemampuan finansial hingga histori kredit debitur bisa dilihat rekam jejaknya. Skor kredit tercatat sekaligus dapat diperiksa melalui SLIK OJK atau yang dulunya dikenal dengan BI Checking.

Nah, kabarnya, menambah beban utang baru di saat utang sebelumnya belum lama berjalan, bisa membuat skor kreditmu menjadi buruk, lho. Perlu diingat bahwa skor kredit sifatnya sangat penting bagi debitur untuk mengambil kredit atau pinjaman lain di masa depan seperti pinjaman bank, KPR, dan lain sebagainya.

Jangan sampai hanya karena hal ini skor kreditmu jadi buruk dan sulit mendapat pinjaman lagi di masa depan. Oleh karena itu, meski rasio utang belum mencapai 30%, sebaiknya cek lagi pinjaman sebelumnya. Kalau baru berjalan kurang dari 6 bulan, sebaiknya tunda dulu untuk melakukan pinjaman baru ya.

Sebaiknya tidak dilakukan jika tujuannya tidak benar-benar darurat

Tidak benar-benar darurat yang dimaksud di sini adalah kondisi di mana kamu masih bisa melanjutkan hidup dengan layak tanpa adanya pengajuan pinjaman baru. Dengan kata lain, jika tujuan pengajuan pinjaman baru ini adalah untuk hal-hal konsumtif atau yang bisa menunggu sampai tabungan cukup, sebaiknya jangan dilakukan. Sebab, bagaimanapun mudah dan cepatnya pengajuan pinjaman, tentunya jauh lebih enak jika kondisi keuangan stabil atau bahkan bisa bebas utang.

Jika sangat mendesak, boleh aja berutang, asalkan….

Akan lain cerita jika pengajuan pinjaman dilakukan demi kebutuhan mendesak seperti anggota keluarga sakit, biaya sekolah anak, atau perbaikan rumah yang darurat (genteng bocor atau mesin air mati). Kondisi ini mau tidak mau harus terpenuhi segera. Kalau tabungan darurat nggak ada maka pinjam dana bisa dilakukan asalkan kamu cermat dalam memilih lembaga pinjaman. Suku bunga sangat krusial dalam hal ini mengingat beban utang lama masih ada. Makin rendah suku bunga pinjaman, akan makin meringankan angsuran bulanan yang perlu kamu bayarkan.

Sebagai rekomendasi pinjam dana yang bisa cair cepat namun berbunga rendah, kamu dapat mencoba Kredivo. Kredivo merupakan fintech kredit online sekaligus pinjam dana terpercaya yang sudah terdaftar di OJK dan memiliki sistem keamanan yang mumpuni. Kredivo menerapkan suku bunga tetap dengan besaran hanya 2,95% per bulan untuk pinjaman dana tunai. Untuk besaran pinjaman yang bisa diajukan berkisar mulai dari 500 ribu untuk jenis pinjaman mini dan mulai dari Rp 1 juta untuk jenis pinjaman jumbo. Daftar Kredivo tidak memerlukan slip gaji, lho. Kamu dapat mendownload aplikasinya sekarang di Google Play Store atau App Store untuk daftar. Pilih daftar sebagai akun Premium dan nikmati kesempatan untuk mendapat limit lebih besar, maksimal s.d Rp 30 juta dari Kredivo!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *