Cara Melakukan Mandi Wajib Setelah Menstruasi

Benarkah Mandi Malam Bikin "Masuk Angin"? Ini Cara Mencegahnya, Guys!

Dalam Islam, ghusl atau lebih sering kita kenal dengan mandi wajib adalah wudhu besar, atau mencuci, yang harus dilakukan setelah keadaan tertentu, seperti setelah siklus menstruasi anda berakhir. Dalam islam mandi wajib merupakan hal yang penting, saat kita selesai  menstruasi kita belum diperbolehkan untuk shalat. Hampir semua umat muslim perempuan sudah tahu bahwa dirinya harus melakukan mandi wajib setelah mereka menstruasi dan mereka melakukannya, tetapi beberapa dari mereka biasnaya melakukan mandi wajib dengan tata cara yang kurang tepat. Disini kami akan memberikan artikel mengenai cara mandi wajib setelah haid, semoga dengan adanya artikel ini akan membantu anda khusunya para perempuan!

Tata cara mandi wajib setelah menstruasi

  1. Hapus semua perhiasan dan kosmetik. Ketika anda melakukan mandi wajib, air harus menyentuh setiap bagian tubuh anda. Berhati-hatilah usahakan hilangkan benda-benda yang menempel pada kulit anda agar air tidak terhalangi dan dapat menyentuh seluruh bagian tubuh anda. Bersihkan cat kuku atau make up wajah sehingga air bisa mengenai kuku dan wajah anda. Tempatkan perhiasan apa pun di tempat yang aman saat Anda mandi.
  2. Tetapkan niat anda untuk mandi wajib. Untuk memulai mandi wajib, buatlah jelas dalam hati dan pikiran anda bahwa niat anda adalah untuk menjadi bersih. Tidak perlu berbicara dengan keras dan melafalkannya. anda hanya perlu mengucapkannya dalam hati dan juga pikiran, “saya niat mandi wajib, Izinkan ghusl ini membuatku suci.”
  3. Pergilah ke kamar mandi dan jalankan airnya. Nyalakan shower anda dan biarkan air mencapai suhu yang nyaman bagi Anda. Lepaskan semua pakaian dan perhiasan anda dan masuk ke kamar mandi. Katakan bismillah dan cuci tangan 3 kali. Dengan lantang, ucapkan “bismillah”, yang berarti “atas nama Allah.” Mulailah dengan mencuci tangan kanan anda hingga ke pergelangan tangan. Ulangi ini 3 kali, pastikan untuk menggosok ruang di antara jari-jari anda. anda kemudian dapat berpindah ke tangan kiri, juga mencucinya sebanyak 3 kali. Gunakan tangan kiri anda untuk mencuci bagian intim anda. menstruasi. Pastikan air menyentuh setiap bagian.
  4. Lebih baik menggunakan air bersih yang mengalir untuk mandi wajib. Jika anda tidak tinggal di suatu tempat di mana air bersih tidak tersedia, anda dapat menggunakan air lainnya. Anda dapat membersihkan diri seperti biasa sebelum melakukan mandi wajib. Gunakan sampo dan sabun seperti biasa, lalu lanjutkan ke mandi wajib.
  5. Bilas hidung dan mulut anda. Setelah mandi biarkan air mengalir dan masukan sedikit air kedaam mulut anda dan berkumurlah, kemudian buang. Anda dapat membilas hidung dengan memiringkan kepala ke belakang dan membiarkan sedikit air masuk ke hidung.
  6. Biarkan air mengalir ke seluruh tubuh anda. Setelah membilas mulut dan hidung anda, biarkan air mengalir ke seluruh tubuh anda. Jika Anda terburu-buru, tidak apa-apa untuk melakukan ini hanya sekali. Pastikan untuk membalikkan tubuh anda sehingga air menyentuh bagian depan, belakang, dan kedua sisi tubuh anda.
  7. Jika Anda memiliki sedikit waktu ekstra, anda dapat melakukannya 3 kali, yang merupakan waktu yang disarankan untuk mandi wajib lengkap. Pastikan air mencapai setiap bagian tubuh anda. Mandi wajib tidak sah jika setiap bagian dari tubuh anda tidak tersentuh oleh air. Ini termasuk kulit kepala anda! Tidak cukup hanya membasahi rambut anda. Pastikan untuk menggerakkan rambut anda sehingga air benar-benar menyentuh kulit kepala anda. Jika anda mengikat atau mengepang rambut anda, anda tidak perlu melepasnya yang terpenting adalah air menyentuh kulit kepala.
  8. Setelah selesai, keluarlah dari kamar mandi dan keringkan diri Anda dengan handuk bersih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *